Beberapa istilah mengenai DHCP antara lain:
- DHCP DISCOVER
Proses leasing alamat IP dari DHCP server di mana DHCP client akan menyebarkan request secara broadcast untuk mencari DHCP Server yang aktif. - DHCP OFFER
Proses leasing alamat IP dari DHCP server di mana setelah DHCP Server mendengar broadcast dari DHCP Client, DHCP server kemudian menawarkan sebuah alamat kepada DHCP client. - DHCP REQUEST
Proses leasing alamat IP dari DHCP server di mana client meminta DCHP server untuk menyewakan alamat IP dari salah satu alamat yang tersedia dalam DHCP Pool pada DHCP Server yang bersangkutan. - DHCP ACK
Proses leasing alamat IP dari DHCP server di mana DHCP server akan merespons permintaan dari klien dengan mengirimkan paket acknowledgment. Kemudian, DHCP Server akan menetapkan sebuah alamat (dan konfigurasi TCP/IP lainnya) kepada klien, dan memperbarui basis data database miliknya. Klien selanjutnya akan memulai proses binding dengan tumpukan protokol TCP/IP dan karena telah memiliki alamat IP, klien pun dapat memulai komunikasi jaringan. - DHCP Scope
DHCP Scope adalah alamat-alamat IP yang dapat disewakan kepada DHCP client. Ini juga dapat dikonfigurasikan oleh seorang administrator dengan menggunakan peralatan konfigurasi DHCP server. Biasanya, sebuah alamat IP disewakan dalam jangka waktu tertentu, yang disebut sebagai DHCP Lease, yang umumnya bernilai tiga hari. Informasi mengenai DHCP Scope dan alamat IP yang telah disewakan kemudian disimpan di dalam basis data DHCP dalam DHCP server. Nilai alamat-alamat IP yang dapat disewakan harus diambil dari DHCP Pool yang tersedia yang dialokasikan dalam jaringan. Kesalahan yang sering terjadi dalam konfigurasi DHCP Server adalah kesalahan dalam konfigurasi DHCP Scope. - DHCP Lease
DHCP Lease adalah batas waktu penyewaan alamat IP yang diberikan kepada DHCP client oleh DHCP Server. Umumnya, hal ini dapat dikonfigurasikan sedemikian rupa oleh seorang administrator dengan menggunakan beberapa peralatan konfigurasi (dalam Windows NT Server dapat menggunakan DHCP Manager atau dalam Windows 2000 ke atas dapat menggunakan Microsoft Management Console [MMC]). DHCP Lease juga sering disebut sebagai DHCP Reservation.
- Ketika DHCP client masuk/bergabung ke dalam suatu jaringan, client tsb. akan melakukan broadcast dengan mengirimkan pesan DHCP DISCOVER ke jaringan tersebut.
- Seluruh DHCP server akan merespon DHCP DISCOVER yang dikirimkan DHCP client dengan DHCP OFFER.
- Saat client mendapatkan DHCP OFFER tsb., client mengirimkan DHCP REQUEST untuk menerima konfigurasi DHCP server.
- Saat DHCP server menerima DHCP REQUEST, DHCP server dapat mengirim DHCP ACK dengan membawa sejumlah parameter konfigurasi untuk DHCP client dan memasukkan informasi itu ke dalam dhcp.lease database jika DHCP SERVER menyetujui DHCP REQUEST yang diterima dari DHCP client; atau DHCP server dapat mengirim DHCP NACK atau tidak merespon DHCP REQUEST jika jika DHCP server tidak menyetujuinya.
- Jika DHCP client telah selesai atau meninggalkan jaringan tersebut, maka DHCP client mengirimkan DHCP RELEASE sebagai tanda bahwa DHCP client tidak menggunakan IP address hasil konfigurasi dari DHCP server tersebut. Namun tidak semua OS melakukan ini.
- Perangkat jaringan mencoba untuk menyambung ke internet.
- Jaringan meminta alamat IP.
- Mengalokasikan DHCP server (menyewakan) perangkat jaringan sebuah alamat IP, di mana akan diteruskan ke jaringan oleh router.
- DHCP meng-update server jaringan yang sesuai dengan alamat IP dan informasi konfigurasi lainnya.
- Perangkat jaringan menerima alamat IP.
- Sewa alamat IP berakhir.
- DHCP merelokasi alamat IP atau sewa yang tersedia.
- Perangkat jaringan tidak lagi terhubung ke internet.
- Alamat IP menjadi alamat yang tersedia pada scope jaringan alamat IP.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar