Senin, 15 April 2013

Web Server & Proxy Server: What are Those?

       Kali ini, saya akan menjelaskan materi-materi yang didapat saat menjalani praktikum mata kuliah jaringan komputer modul kedua. Modul tersebut membahas tentang web server dan proxy server.
        Apakah itu web server? Web server (server/peladen web) adalah suatu software yang memberikan layanan berupa pengiriman konten web yang diakses melalui internet. Umumnya web server berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Fitur standar/yang umumnya dimiliki web server adalah:
  • Virtual hosting, untuk melayani banyak alamat situs web dalam satu alamat IP.
  • Large file support, untuk melayani berkas/file yang berukuran lebih dari 2 atau 4 GB pada sistem operasi 32 bit.
  • Bandwidth throttling, untuk membatasi laju tanggapan/respons pada server agar kinerja jaringan komputer tidak terganggu dan mampu melayani klien lebih banyak.
  • Server-side scripting, untuk menghasilkan halaman web dinamis yang membuat implementasi antara situs web dan web server tetap terpisah satu sama lainnya.
http://www.visualbuilder.com/UserFiles/articles30661/jsp_tut_diagrams_typical_webserver.gif

Ilustrasi Web Server

       Contoh web server antara lain: Apache Web Server - The HTTP Web Server, Apache Tomcat, Microsoft Windows Internet Information Services (IIS), Lighttpd, Jigsaw, Sun Java System Web Server, Xitami Web Server, dan Zeus Web Server. Namun web server yang terkenal dan yang sering digunakan adalah Apache dan Microsoft Internet Information Service (IIS).
        Sekarang, apa itu proxy server? Proxy server (server proxy) adalah suatu sistem komputer atau aplikasi yang bertindak sebagai perantara permintaan dari pengguna (client) dalam mencari sumber daya dari server/peladen lain. Proxy server umumnya berupa server yang digunakan untuk menyimpan web cache/tembolok web yang pernah diakses oleh pengguna.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiI8oHgeBCzePR_CctO6vAW_7eEyIKiEAeKRNXXCJGIarxs7PtiLqqQwt8ps3SJ96ZDCkG4pKztmUxv6CtvhSBnJL3aKQ6NswuVdVsSxb6hugRjzRARsSFGyNE0JMyd0lTgQrsfCBL1fjPQ/s1600/anonymous-proxies-1667.jpg

Ilustrasi Proxy Server

        Apa sih pentingnya keberadaan proxy server? Tanpa proxy server, setiap pengguna harus melakukan akses langsung ke server tujuan yang sering kali jaraknya jauh sehingga menghasilkan waktu tunda/tunggu (delay) yang besar. Itulah sebabnya walaupun bandwidth yang dimiliki cukup besar yang diberikan oleh ISP, tetapi performa yang dihasilkan kurang memuaskan. Dengan adanya proxy server, pengguna yang mengakses suatu halaman web tidak perlu harus selalu mengakses secara langsung ke server tujuan. Hal ini sangat menghemat bandwidth sekaligus mempercepat request koneksi bandwidth. Oleh karena itu, manfaat dari proxy server adalah untuk mempercepat akses ke situs web serta mengoptimalkan bandwidth yang dimiliki. Manfaat lainnya dari proxy server adalah untuk memblok situs yang tidak diperbolehkan untuk diakses oleh user, seperti situs yang berkaitan dengan pornografi, kriminalitas, dan lain-lain.
       Lalu bagaimana cara kerja dari web server dan proxy server itu? Sedikitnya harus terdapat dua buah komputer yang terlibat untuk dapat menunjukkan cara kerja web server dan proxy server.
       Cara kerja web server adalah sebagai berikut. Pada web server, satu komputer berfungsi sebagai client dan komputer lainnya sebagai server atau web server. Suatu client minimal memiliki browser dan terhubung ke web server melalui jaringan (intranet atau internet). Komputer yang berfungsi sebagai server, di mana di dalamnya terdapat perangkat lunak web server. Dalam jaringan internet, komputer ini bisa saja memiliki nama domain atau alamat situs seperti www.google.com, www.its.ac.id, atau memiliki kode komputer (disebut alamat IP) seperti 202.10.20.10 dan 200.100.50.25.
  1. Pertama-tama, client (user) akan meminta suatu halaman ke (web) server untuk ditampilkan di komputer client. Misalnya client mengetikkan suatu alamat (biasa disebut URL) di browser http://www.google.com. Client menekan tombol Enter atau klik tombol Go pada browser. Lalu melalui media jaringan (bisa internet, bisa intranet) dan melalui protokol http, akan dicarilah komputer bernama www.google.com. Jika ditemukan, maka seolah-olah terjadi permintaan untuk mengakses/membuka halaman dari situs web tersebut. Inilah yang disebut request.
  2. Setelah itu, server (web server) mendapat permintaan halaman web tersebut dari client, si server akan mencari-cari di komputernya halaman web yang sesuai permintaan client. Jika ditemukan, maka halaman yang diminta akan dikirimkan ke client (si peminta), namun jika tidak ditemukan, maka server akan memberi pesan “404 Page Not Found”, yang artinya halaman tidak ditemukan.
http://faris91.blog.ugm.ac.id/files/2010/09/Diagram-Kerja-Web-Server1.jpg

Diagram Kerja Web Server

       Sedangkan cara kerja proxy server adalah sebagai berikut. Sebagai perantara antara pengguna/client & server-server di internet, proxy server bekerja dengan cara menerima permintaan layanan dari user, dan kemudian sebagai gantinya proxy server akan mewakili permintaan pengguna ke server-server di internet yang dimaksud. Dengan demikian, sebenarnya proxy server hanya meneruskan permintaan pengguna ke server yang dimaksud, akan tetapi di sini identitas peminta sudah berganti, bukan lagi pengguna asal, tetapi proxy server tersebut. Server-server di internet hanya akan mengetahui identitas proxy server tersebut, sebagai yang meminta, tetapi tidak akan tahu peminta sebenarnya (yaitu pengguna asalnya). Bagi pengguna sendiri, proses yang terjadi pada proxy server di atas juga tidak kelihatan (transparan). Pengguna melakukan permintaan atas layanan-layanan di internet langsung kepada server-server layanan di internet. Pengguna hanya mengetahui keberadaan atau alamat dari proxy server, yang diperlukan untuk melakukan konfigurasi pada sisi pengguna agar dapat menggunakan layanan dari proxy server tersebut.
http://dc127.4shared.com/doc/FnmQ3U0S/preview_html_m8301581.gif

Diagram Kerja Proxy Server

        Ada macam-macam proxy server yang digunakan. Apa sajakah itu?
  1. Forward proxy adalah http proxy yang menjadi perantara user-user pada local area network dengan web-web server yang terdapat pada internet, penerapan forward proxy umumnya disertai mekanisme web cache untuk mengefisienkan bandwidth dan meningkatkan akselerasi akses web, pada praktiknya jenis http proxy inilah yang umum digunakan atau diterapkan. Software yang umumnya digunakan untuk keperluan forward proxy yaitu squid http proxy server.
  2. Reverse proxy memiliki maksud yang berkebalikan dengan forward proxy yaitu menjadi perantara user-user di internet terhadap akses ke web-web server yang berada pada local area network, sehingga seolah-olah user di internet mengakses langsung web server yang dimaksud, padahal sesungguhnya user di internet mengakses web-web server yang terdapat di local area network melalui reverse proxy tersebut. Tentunya komputer yang bertindak sebagai reverse proxy tersebut memiliki IP public yang static sehingga dapat diakses dari internet. Software yang umumnya digunakan untuk keperluan reverse proxy yaitu apache http server dengan mod_proxy-nya.
  3. Open Proxy adalah Transparent Proxy Server yang Misconfigured (Salah Konfigurasi). Dikarenakan oleh hal tersebut, Open Proxy dapat digunakan oleh semua orang/user/host lain di Internet selain host internal kita untuk berbagai keperluan. Termasuk menyusup ke dalam suatu System Host/Server lain Via Proxy Server "terbuka" kita! Terbuka di sini dalam arti port-port atau service-service tertentu yang bersifat vital yang dibiarkan terbuka tanpa penyaringan (Filtered - Firewall).
  4. Transparent  proxy  adalah  server  proxy  normal  yang  sebenarnya  tidak  meningkatkan  privasi online Anda. Transparan proxy dapat memberikan satu manfaat dengan caching halaman yang sering  diakses  dan  proses  ini  mengurangi  waktu  download  dan  mempercepat  akses  bagi perusahaan client. Banyak juga menggunakan sistem ini untuk keperluan penyaringan. Transparent proxy dapat  berguna  untuk  “memaksa  pengguna”  menggunakan  proxy/cache Transparent  proxy server,  karena  pengguna  benar-benar  tidak  mengetahui  tentang  keberadaan  proxy  ini, dan apapun konfigurasi pada sisi pengguna, selama proxy server ini berada pada jalur jaringan yang pasti  dilalui  oleh  pengguna  untuk  menuju  ke  internet,  maka  pengguna  pasti  dengan sendirinya akan “menggunakan” proxy cache ini.
  5. Normal proxy adalah proxy yang digunakan hanya untuk sekedar menyediakan cache secara local network biasanya digunakan untuk level end user jaringan internet. Kuota bandwith dibatasi sesuai kebijakan ISP sehingga cache mengurangi besaran ukuran page site yang diambil orisinil dari web server.
Pembahasan berikutnya tentang konfigurasi web server dan proxy server dan UML (User-Mode Linux) terdapat pada postingan berikutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar