Selasa, 16 April 2013

Web Server dan Proxy Server: UML & Konfigurasinya


      Di postingan ini, saya jelaskan mengenai UML. UML (User-Mode Linux) merupakan suatu fasilitas yang dimiliki oleh OS Linux yang memungkinkan pengguna dapat menjalankan virtual komputer ber-OS Linux dalm jumlah banyak secara bersamaan (disebut sebagai guest) sebagai suatu aplikasi yang berjalan dalam OS Linux secara normal (disebut sebagai host). fasilitas yang diberikan ini bersifat aman sehingga tidak sampai mengganggu kestabilan dan konfigurasi platform OS Linux yang terdapat pada host.
Nah sebelum itu, kita harus mengenal dulu apa yang disebut dengan topologi jaringan. Topologi jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Berikut contoh topologi jaringan.
http://didikakata.files.wordpress.com/2013/04/canvas.pngKeterangan:
eth0 : eth0 yang ada di bagian atas adalah tuntap, untuk menghubungkan topologi jaringan lokal ke jaringan internet. eth0 yang berada di bagian bawah adalah untuk menghubungkan dua komputer dengan switch
eth1: daemon ke topologi

        Untuk dapat membuat komputer virtual tersebut, kita harus membuat UMLnya terlebih dahulu yang disimpan dalam bentuk file shell (berkstensi .sh). Format pengetikan UML-nya adalah:
  1. untuk Switch: uml_switch -unix nama_switch > /dev/null < /dev/null &
  2. untuk Router: xterm -T nama_router ubd0=nama_router,uml umid=nama_router eth0=tuntap,,,alamat_IP_tuntap eth1=daemon,,,nama_switch [mem=value_in_K|B|M|G] &
  3. untuk komputer/host: xterm -T nama_host ubd0=nama_host,root_uml umid=nama_host eth0=daemon,,,nama_switch [mem=value_in_K|B|M|G] &
Pertama-tama, kita harus terhubung dulu ke server yang memiliki fasilitas UML. Bisa memakai kombinasi Terminal dan Xterm di Linux atau bisa juga memakai kombinasi PuTTY dan X-Win32 di Windows. Di Terminal Linux, ketikkan perintah ssh -X nama_user@alamat_IP, contoh: ssh -X e18@10.151.36.205. Setelah itu tekan Enter pada keyboard. Jika username ditemukan, maka lalu diminta mengetikkan password yang sesuai. Di Windows, asumsikan X-Win32 sudah berjalan. Lakukan dulu konfigurasi pada PuTTY dengan cara:
  1. Buka program PuTTY! Program langsung menampilkan konfigurasi untuk bagian Session. Isikan alamat IP dari server UML! Pastikan isi portnya adalah 22 dan connection tyoe-nya adalah SSH!
  1. Pada bagian Category, pilih kelompok Connection >> SSH >> X11! Kemudian aktifkan pilihan Enable X11 forwarding! Setelah selesai, tekan tombol Open!
  1. Jika berhasil terhubung, maka muncul jendela PuTTY. Saat muncul "login as:", ketikkan nama user, misalnya e18! Tekan Enter, setelah itu diminta passwordnya! Tekan Enter sekali lagi!
       Jika password yang diketikkan benar dan sesuai, maka kita sudah bisa login ke dalam server UML. sekarang kita bikin file script .shnya sejumlah dua buah. File script pertama untuk mengaktifkan/menjalankan UML, sedangkan yang kedua untuk menghentikan/mematikan UML. File script tersebut dibuat dengan text editor Nano karena text editor ini paling mudah digunakan.

Buatlah file script pertama
nano start.sh

Kemudian isi di dalamnya (jangan lupa disimpan sebelum menutup Nano):
uml_switch -unix switch > /dev/null < /dev/null &
xterm -T router -e linux ubd0=router,uml umid=router eth0=tuntap,,,10.151.70.73 eth1=daemon,,,switch mem=80M &
xterm -T komputer1 -e linux ubd0=komputer1,uml umid=komputer1 eth0=daemon,,,switch mem=80M &
xterm -T komputer2 -e linux ubd0=komputer2,uml umid=komputer2 eth0=daemon,,,switch mem=80M &
xterm -T komputer3 -e linux ubd0=komputer3,uml umid=komputer3 eth0=daemon,,,switch mem=50M &

xterm -T komputer4 -e linux ubd0=komputer4,uml umid=komputer4 eth0=daemon,,,switch mem=50M &

Keterangan:
xterm -T router -e linux ubd0=router,uml umid=router eth0=tuntap,,,10.151.70.73 eth1=daemon,,,switch mem=80M
router
berarti kita menamai komputer virtual/UML kita dengan nama "router". tuntap 10.151.70.73 adalah alamat IP tuntap saya. Sedangkan mem=50M adalah pengalokasian memori RAM kita sebesar 50 Mb. dan & adalah membuatnya sebagai daemon.

Sekarang kita bikin file script kedua:
nano stop.sh
 
Kemudian isi di dalamnya dengan format penulisan seperti berikut:
uml_mconsole nama_UML halt &

uml_mconsole router halt &
uml_mconsole komputer1 halt &
uml_mconsole komputer2 halt &
uml_mconsole komputer3 halt &
uml_mconsole komputer4 halt &   

Jalankan file script tersebut dengan cara mengetikkan perintah bash start.sh! Jika berhasil, maka muncullah semua komputer virtual yang dibuat tadi. Proses munculnya ini bisa berlangsung sangat lama, bergantung banyaknya user yang aktif atau bandwidth yang terdapat dalam jaringan.

Sekarang, kita masuk ke komputer virtual router. Pertama kali, login dan masukan password Anda. Di sini username login yang digunakan adalah root, passwordnya a.
1. Lakukan update. Caranya: apt-get update
2. Edit file rc.local. Caranya: nano /etc/rc.local
Tambahkan di baris sebelum exit 0 dengan:
    iptables -A FORWARD -i eth1 -o eth0 -j ACCEPT
    iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j  MASQUERADE
3. Edit file sysctl.info. Caranya:  nano /etc/sysctl.conf
uncoment #net.ipv4.ip_forward=1 dengan cara menghilangkan tanda #.
4. Setting interface: nano /etc/network/interfaces. Berikut code-nya:
auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
        address 10.151.70.75 (tuntap Anda + 2)
        netmask 255.255.255.0 (default)
        gateway 10.151.70.74 (tuntap Anda + 1)
auto eth1
iface eth1 inet static
        address 172.16.0.16 (digit terakhir terserah Anda)
        netmask 255.255.255.0 (default)
5. Setelah itu, lakukan restart dengan cara ketikkan perintah reboot
6. Login kembali dan lakukan ping/tes koneksi pada suatu alamat web tertentu, misal ping its.ac.id
Sekarang, kita masuk ke komputer virtual komputer1. Di sini dia bertindak sebagai web servernya. Hampir mirip dengan yang pertama, tapi di sini kita perlu install phpmyadmin, apache2, dan lynx. Step-stepnya:
1. Update dulu komputer Anda: apt-get update
2. Install/pasang paket-paket tadi:
    apt-get install phpmyadmin
    apt-get install apache2
    apt-get install lynx
3. Lakukan restart dengan cara ketik reboot
4. Login kembali dan lakukan ping, misal ping its.ac.id
Sekarang, kita masuk ke komputer virtual komputer2. Di sini dia bertindak sebagai proxy servernya. Hampir mirip dengan yang pertama, tapi di sini kita perlu install squid3 dan lynx. Step-stepnya:
1. Update dulu komputer Anda: apt-get update
2. Install/pasang paket-paket tadi:
    apt-get install squid3
    apt-get install lynx
3. Lakukan restart dengan cara ketik reboot
4. Login kembali dan lakukan ping, misal ping its.ac.id

Sekarang, kita masuk ke komputer virtual komputer3. Di sini dia bertindak sebagai client/host biasaHampir mirip dengan yang pertama, tapi di sini kita perlu install lynx saja. Step-stepnya:
1. Update dulu komputer Anda: apt-get update
2. Install/pasang paket tadi: apt-get install lynx

3. Lakukan restart: reboot
4. Login kembali dan lakukan ping, misal ping its.ac.id
Sekarang, kita masuk ke komputer virtual komputer4. Lakukan cara yang sama seperti pada komputer3 karena dia sini dia juga bertindak sebagai client/host biasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar